Batam - Jumat (12/06/2026) Dalam rangka memperkuat sinergi antara dunia pendidikan dan praktik penyelenggaraan pertanahan, Kepala Kantor Wilayah Badan Pertanahan Nasional Provinsi Kepulauan Riau, Bapak Nurus Sholichin, A.Ptnh., M.M., bersama Kepala Bidang Survei dan Pemetaan, Bapak Trika Cipta Utama, S.T., M.H., hadir sebagai narasumber dalam kegiatan kuliah umum seminar keinsinyuran yang diselenggarakan di Politeknik Negeri Batam.
Kegiatan tersebut diikuti oleh mahasiswa Program Studi Teknologi Geomatika sebagai bagian dari upaya peningkatan wawasan dan pemahaman mahasiswa mengenai penerapan teknologi geospasial serta aspek kadastral dalam mendukung pembangunan dan pengelolaan pertanahan di Indonesia.
Dalam kegiatan kuliah umum tersebut, para narasumber membahas berbagai topik strategis, khususnya terkait pemanfaatan pemetaan foto tegak dalam percepatan Program Pendaftaran Tanah Sistematis Lengkap (PTSL) serta peran kepakaran kadastral dalam implementasi Konsolidasi Tanah untuk mewujudkan tata ruang yang lebih tertib, produktif, dan berkelanjutan.
Kepala Kantor Wilayah BPN Provinsi Kepulauan Riau menyampaikan bahwa teknologi geospasial dan kadastral memiliki peranan penting dalam mendukung terciptanya kepastian hukum hak atas tanah. Menurutnya, perkembangan teknologi pemetaan menjadi bagian strategis dalam meningkatkan efektivitas pelaksanaan layanan pertanahan.
“Teknologi geospasial dan kadastral memiliki peran strategis dalam mewujudkan kepastian hukum hak atas tanah,” ujar Kepala Kanwil BPN Provinsi Kepulauan Riau dalam penyampaian materinya.
Lebih lanjut dijelaskan bahwa teknologi pemetaan foto tegak atau orthophoto merupakan salah satu inovasi yang mendukung percepatan kegiatan pertanahan. Melalui pemanfaatan data foto udara yang telah melalui proses koreksi posisi dan skala, gambaran permukaan tanah dapat disajikan secara akurat sehingga membantu proses identifikasi batas bidang tanah secara lebih cepat dan efisien.
Penerapan teknologi tersebut memberikan manfaat besar dalam mendukung kegiatan pengumpulan data fisik pertanahan, khususnya dalam pelaksanaan PTSL. Dengan dukungan data spasial yang berkualitas, proses pemetaan bidang tanah dapat dilakukan secara lebih efektif sekaligus meningkatkan akurasi informasi pertanahan.
Selain membahas aspek teknologi pemetaan, kegiatan ini juga mengangkat pentingnya peran tenaga ahli kadastral dalam pelaksanaan Konsolidasi Tanah. Melalui pendekatan tersebut, penataan bidang tanah dapat dilakukan secara lebih terencana dengan memperhatikan kepentingan masyarakat, pembangunan, serta pengelolaan ruang yang berkelanjutan.
Kegiatan kuliah umum ini menjadi wadah berbagi pengetahuan dan pengalaman antara praktisi pertanahan dengan mahasiswa calon tenaga profesional di bidang geospasial. Diharapkan mahasiswa Teknologi Geomatika dapat memahami keterkaitan antara ilmu yang dipelajari secara akademis dengan kebutuhan implementasi di lapangan.
Melalui kegiatan ini, Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) terus mendorong terjalinnya kolaborasi yang kuat antara institusi pendidikan dan sektor pertanahan. Sinergi tersebut menjadi langkah penting dalam mencetak sumber daya manusia yang unggul, kompeten, dan siap menghadapi perkembangan teknologi di bidang survei, pemetaan, serta pengelolaan pertanahan.
Dengan penguatan kapasitas sumber daya manusia dan pemanfaatan teknologi geospasial, diharapkan pelayanan pertanahan dapat semakin efektif dalam mendukung terwujudnya kepastian hukum serta tata kelola pertanahan yang berkualitas.
Humas Kantor Pertanahan
Kota Tanjungpinang